08June2013

Home Suara Anda [Puisi untuk KPK] Secuil Harapan

[Puisi untuk KPK] Secuil Harapan

Tweet

Oleh: Ema Avicena

[Puisi untuk KPK] Secuil Harapan

TERINGAT masa,

Ketika kami menitipkan segenggam harapan

Teringat silam,

Ketika kami mengacungkan jempol kekaguman

Dan terasa indah,

Ketika jari jemari merapatkan barisan dukungan

Kami tuliskan ukiran asa di ranahnya

Dalam menyibak fakta angkara murka

Untuk secercah Indonesia yang purnama

 

Namun kini,

Ukiran itu terhempas tak berbekas

Barisan rapat itu meregang... terguncang

Menyisakan keperihan yang beralasan

Saat tangan, tangan cepat bergerak lengkang tanpa aturan

Saat mulut, mulut riuh bergeming di luar akal pikiran

 

Entahlah...

Keadilan macam apa yang harus aku lukiskan

Saat kau tebang jatuh

Cerita kami tak seindah ceritamu

Saat kau tampik itu

Ranah kami tak senyaman ranahmu

Kau punya sekumpulan citra indah yang membahana

Sementara kami,

Hanya punya secuil sisa, sisa harapan yang akan kami bangkitkan

 

Tapi biarlah...

Semoga awan kelabu itu

Cuma sepetak dari birunya langit nan maha luas

Namun,

Semoga ia menumpahkan hujan

Yang akan menumbuhkan seribu hikmah

Yang bisa di petik untuk hari esok, lusa dan masa yang akan datang

Aamiin Allahumma Aamiin

Add comment


Security code
Refresh