09June2013

Home Suara Anda Antara Darin Mumtazah, Media, dan KPK

Antara Darin Mumtazah, Media, dan KPK

Tweet

Oleh: Budi Andong

Antara Darin Mumtazah, Media, dan KPKDarin Mumtazah kini menjadi ‘artis’ pendatang baru di dunia media. Namanya kini sedang naik daun mengalahkan popularitas Eyang Subur. Setelah pertama kali diangkat  oleh wartawan salah satu media nasional, kini nama Darin menjadi beken. Setelah sebelumnya dihubungkan (baca: diberitakan) mempunyai hubungan khusus dengan Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), kini berita itu pun berhenti dengan sendirinya, bak hilang ditelan alam. Maklum semua itu ternyata hanya tulisan (baca: gosip) yang ditebar oleh pihak tertentu yang tidak senang dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ingat kan ketika nama Darin muncul ke permukaan? Ketika sidang perdana Ahmad Fathanah (AF) bertolak belakang dengan gosip dan skenario yang dibangun. Alih-alih memberitakan fakta sidang (kesaksian) AF yang sebenarnya, malah membuat gosip baru “pustun” dan Darin Mumtazah. Aneh memang ketika fakta baru terungkap, isu baru pun berhembus bak angin topan menerjang alam.

Lain tukang gosip, lain Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Konon katanya, bagi KPK Darin Mumtazah sangat penting. Bahkan, menurut Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, (kemana ya Abraham Samad kok sekarang tak pernah muncul ke publik?) menyatakan kesaksian Darin Mumtazah sangat diperlukan dalam pengembangan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang LHI. Darin saksi penting untuk melengkapi berkas perkara LHI. Wow, luar biasa Darin ini bagi KPK. Benarkah sedemikian pentingnya Darin buat KPK?

Pertanyaannya adalah benarkah Darin menerima aliran dana dari LHI? Kita tahu, terkait masalah aliran dana LHI ke Darin Mumtazah, memang LHI mengirim uang ke rekening Darin tapi bukan untuk Darin. Lantas untuk siapa? Untuk orang tua Darin. Memang aneh kasus ini. Kasian Darin Mumtazah, menjadi korban media. Padahal dia tidak tahu apa-apa, dia tidak ada hubungan dan tidak mengenal LHI. Mengutip kalimat sakti Juru Bicara KPK, “Mari kita lihat nanti dipersidangan”. Apa pun yang terjadi dipersidangan nanti, kita akan tahu siapa yang benar dan siapa yang hanya menebar isu. Mudah-mudahan kalau semua fakta sidang terungkap, saya titip pesan kepada semua, khususnya media, beritakanlah secara jujur dan gentlemen.

Add comment


Security code
Refresh