10June2013

Home Kabupaten Serang Mentan Sidak Peternakan Sapi di Kabupaten Serang

Mentan Sidak Peternakan Sapi di Kabupaten Serang

Tweet

Mentan Sidak Peternakan Sapi di Kabupaten SerangSerang - Menteri Pertanian (Mentan), Suswono inspeksi mendadak (sidak) perusahaan pengembangan ternak sapi PT Lembu Jantan Perkasa (LJP) di Desa Sindang Sari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Selasa (28/5). Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui ketersediaan sapi menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2013.

"Tujuan kunjungan saya ke peternakan sapi ini untuk melihat dari dekat sampai sejauh mana persediaan sapi di pusat pembibitan dan penggemukan yang ada di Kabupaten Serang,” tutur Suswono.

Menurut Mentan, dengan ketersediaan ternak sapi yang mencukupi, menjelang Ramadan dan Lebaran mendatang, harga daging sapi bisa turun hingga Rp76.000-Rp80.000 per kilogram. Hal itu, katanya, sesuai dengan instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar saat Ramadan dan Lebaran harga daging sapi tidak lebih dari Rp80.000 per kilogram. Kendati biasanya ada kenaikan yang disebabkan mekanisme pasar.

Namun, menurut Mentan, pemerintah telah minta pihak pengusaha agar tidak memanfaatkan kesempatan itu dengan mengambil keuntungan sebesar-besarnya.

"Kami telah mengimbau agar pengusaha jangan memeberatkan konsumenn saat Ramadan dan Lebaran. Lebih baik menstabilkan harga daging sehingga usahannya dapat berkelanjutan dengan baik,” ungkapnya.

Kendati demikian, katanya, perlu juga ada perlindungan dari pemerintah kepada peternak. Pasalnya, selama tiga tahun terakhir, peternak "menjerit" diakibatkan impor daging sapi yang berlebihan. Pada kesempatan itu, Mentan juga meminta, pemerintah daerah ikut berupaya meningkatkan produksi sapi lokal. Yaitu dengan menyelamatkan sapi betina produktif, jangan sampai dipotong, guna memenuhi kebutuhan daging.

Operasi pasar
Upaya lain yang akan dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga daging sapi menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Suswono, telah berkordinasi dengan Bulog guna menggelar operasi pasar beras dan kedelai.

"Tahun ini kami akan upayakan operasi pasar beras dan kedelai bekerjasama dengan Bulog, agar harga kedua komoditas itu, tidak ikut naik," tuturnya.

Mentan mengaku, pihaknya kini sedang mngevaluasi masalah impor daging sapi. Pasalnya, dari kuota impor daging sapi pada 2013 sebanyak 19.000 ton, yang baru terserap hanya 11.000 ton. Dengan demikian, masih ada sisa 8.000 ton yang masih belum terserap.

“Makanya lihat dulu kemudian dievaluasi, apakah butuh impor lagi atau tidak. Kuota yang sekarang saja masih ada 8.000 ton daging sapi yang belum terserap,” tuturnya.

Sumber: Kabar Banten

Add comment


Security code
Refresh