Majelis Taklim Nurul Fikri Mencetak Generasi Cinta Al-Quran
Serang - Sebagai bentuk kepedulian terhadap pembentukan keluarga Islami, Majelis Taklim Nurul Fikri Boarding School (NFBS) menyelenggarakan sebuah seminar terbuka khususnya bagi kaum Ibu di NFBS maupun dari wilayah sekitar pesantren. Seminar keluarga ini mengambil tema “Mencetak Generasi Cinta Al-Qur’an” dengan mengundang dua pembicara tingkat nasional, yaitu Ketua PP Salimah (Persaudaraan Muslimah), Ustadzah Nurul Hidayati dan tokoh nasional yang memiliki 10 putra-putri penghafal Al-Quran, Ustadzah Wirianingsih.
Mengambil tempat di area kolam renang NFBS, acara ini berlangsung hari Ahad (19/05/2013) dari pagi hingga sore hari. Dimulai dengan berbagai pertunjukan oleh santri-santri NFBS berupa Tari Saman dan Marawis. Beberapa orang tua santri terlihat hadir menyaksikan acara yang yang dipenuhi ratusan ibu-ibu tersebut.
Ceramah pertama disampaikan oleh Ketua PP Salimah yang membahas tentang pendidikan anak dalam keluarga sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW. Beliau menjelaskan cara yang benar dalam mendidik anak-anak terutama saat mereka belum menginjak masa sekolah.
“Kondisi mental seorang yang dewasa sangat dipengaruhi oleh pola asuhnya di masa kanak-kanak”. Kata Nurul Hidayati.
Ceramah kedua oleh Ustadzah Wirianingsih yang berbagi pengalaman tentang suka duka mendidik putra-putrinya agar mencintai Al-Quran. Pendidikan Al-Quran bagi anak-anak dimulai dengan mengenalkan mereka dengan murottal atau bacaan Al-Quran oleh imam-imam besar , seperti Syaikh Hany Ar-Rifa’i, As-Sudais dan lain-lain sehingga anak-anak memilih sendiri idola-idola sesuai selera mereka. Bahkan beliau menceritakan rasa harunya saat sang putra yang berumur 9 tahun sudah mampu menghafal seluruh isi Al-Quran. Di akhir ceramahnya Ustadzah Wiwi, panggilan akrab Wirianingsih, berpesan agar tidak hanya menjadikan Al-Quran sebagai hafalan, tapi lebih jauh lagi menjadikannya sebagai tuntunan hidup. [ted/ndr]