Lingkaran Cinta Kader PKS
Oleh: Ahmad Mukhlish
MALAM itu hujan rintik-rintik saya duduk-duduk di depan rumah. Jalanan depan rumah tampak lebih sepi. Dinginnya udara dan rintikan hujan mungkin menjadikan orang malas keluar rumah. Capai dan lelahnya badan saya sebetulnya menjadikan saya ingin segera masuk ke kamar untuk tidur menikmati indahnya malam. Tapi saya tidak bisa langsung mengikuti keinginan hati karena malam itu teman-teman lingkaran cinta akan datang ke rumah.
Akhirnya satu persatu teman-teman lingkaran cinta pada datang kerumah. Ucapan salam dan jabat tangan menghiasi awal pertemuan itu. Setelah berbincang dan bercanda sebentar, sang pemimpin mulai membuka pertemuan dengan mengucapkan salam dan membaca Bismillahirrahmaanirrohiim. Lantunan ayat suci Al-Qur’an kemudian menghiasi pertemuan lingkaran cinta. Satu persatu anggota lingkaran cinta membaca Al-Quran secara bergantian. Sering ketika lantutan ayat suci berkumandang ada anggota yang berkata afwan akhi keliru bacanya, afwan akh panjang pendeknya, afwan akh makhrojnya keliru. Bahkan ketika sang pemimpin keliru membaca anggota yang lain tidak sungkan menegur, afwan ustadz kayaknya ada yang kurang pas bacanya. Semua menerima, tidak ada rasa malu untuk mengoreksi bacaannya.
Lantunan ayat suci selesai dilakukan sang pimpinan kemudian menyampaikan taujih. Pada kesempatan ini sang pimpinan menyampaikan materi yang terdapat pada buku Risalah Gerakan. Sang pimpinan pada saat itu membahas tentang Taffahum. Pembahasan materi buku risalah pergerakan dilakukan kurang lebih 20 menit. 20 menit berlalu akhirnya tibalah acara selanjutnya yaitu pembacaan syarah hadist. Pembacaan syarah hadist ini dilakukan oleh semua anggota secara bergantian tiap harinya.
Alhamdulillah rasa penat dan kantuk agak terobati ketika ada suara dari dalam, abi minumnya sudah siap. Acara mohon maaf berhenti sebentar, minuman teh panas dan tahu goreng dengan cabai pedas terasa hangat dibadan. Kadang kalau ada tambahan rejeki ada anggota yang menambahkan bakmi rebus nan hangat. Rasa kantuk hilang siap acara selanjutnya, uh ini dia acara yang kadang dirasa agak berat, hafan surat Al-Qur’an. Kali ini kami mencoba menghafalkan juz 29. Wah disinilah kadang kita merasa masih jauh dari Allah karena kita merasa sulit untuk menghafalkan.
Program hafalan selesai, saatnya kita mendengarkan ulasan berita. Kali ini kita meminta teman yang kebetulan dosen dan pengacara untuk mengulas sebuah berita. Berita apa lagi kalau bukan berita terkait dengan kasus impor daging sapi. Kemi memilih tema ini agar kami dapat melihat kasus ini secara hukum bukan hanya karena opini. Diskusi ini berlangsung cukup lama sehingga waktu ternyata sudah menunjuk jam 09.30. Sang pemimpin masih tiga agenda lho akh yang belum terjawab. Akhirnya kita masuk acara selanjutnya. Acara selanjutnya adalah membahas program kerja. Program kerja apa?Pprogram kerja terkait dengan pembukaan taklim, upgrade kompetensi pribadi dan masih banyak lagi.
Dua agenda lagi adalah terkait dengan laporan target amal yaumiyah. Disinilah tempat kami dilatih jujur. Kami ditanya bagaimana dengan aktivitas amal harian kita. Bagaimana sholat wajibnya, bagaimana shoum sunnahnya, bagaimana baca Al-Qurannya dan masih banyak lagi. Meski kami bisa saja berbohong tapi kami tidak melakukan itu kami tetap melaporkan apadanya. Maaf ustadz kemarin tilawahnya banyak bolongnya, maaf ustadz seminggu ini hanya dapat 3 juz, maaf ustadz shoum hanya sekali.
Oke acara terakhir adalah laporan pribadi. Setiapa anggota diberikan kesempatan melaporkan masalah prbadi kalau menghendaki. Ini ajang kita untuk saling memahami dan membantu. Maaf ustadz ini ane sedang banyak kebutuhan gak bisa bayar infaq dulu. Oke gak pa pa. Kadang ada teman yang berkata kebutuhan antum sekarang berapa. Kalau mau tak pinjami dulu.
Ya itulah laingkaran cinta kader PKS. Lingkaran cinta yang senantiasa dinanti-dinanti. Kadang saya berpikir ini PKS aneh juga, orang partai politik kok programnya jauh dari apa yang disebut partai. Tapi saya masih mengingat apa yang disampaikan Ustadz saya. Kalau ada buku politik setebal 500 halaman yang disana tidak ada pembahasan partai seperti yang kita lakukan jangan kita bingung tapi mari kita yang 500 halaman tersebut menjadi 550 halaman toh itu juga buku buatan manusia.
*http://politik.kompasiana.com/2013/05/28/lingkaran-cinta-kader-pks-563652.html